Thursday, October 27, 2016
Thursday, October 13, 2016
Mendeklarasikan Kelas dari Class Diagram
Pada postingan sebelumnya, kita telah mempelajari bagaimana membuat use case dan class diagram. Nah kali ini saya akan mencoba menjelaskan bagaimana mendeklarasikan kelas itu sendiri dari class diagram yang sudah kita buat.
Disini terdapat diagram sistem Bank Blood atau Bank dari donor darah sebuah rumah sakit.
Disini dapat kita lihat terdapat 8 kelas, yaitu :
1. Recepsionist
2. Donor
3. Hospital
4. Inventory_Manager
5. Organization_Admin
6. Blood
7. Lab_Technicians
8. Nurse
Bagaimanakah keterkaitan dan fungsi dari masing - masing kelas tersebut ?
lebih lengkapnya kita jabarkan tiap kelas dari diagram class diatas dalam sebuah deklarasi code struktur sederhana pada java, kita coba simak lebih lanjut
1. Recepsionist
Kita deklarasikan kelas receptionis menjadi public class agar semua class dapat mengaksesnya, kita deklarasikan variable didalam class ini yaitu string untuk name, char phone number, char email, char address. Kemudian untuk fungsi Register_donor kita dapat mendeklarasikan dalam void, yang didalamnya menggunakan variable yang telah kita deklarasikan di awal. Disini receptionis berfungsi me-register pendonor, selanjutnya kita akan berpindah ke class donor
2. Donor
kita deklarasikan class donor dengan class public, class ini merupakan turunan dari receptionist. Kita deklarasikan masing-masing variable informasi yang dibutuhkan untuk class donor, yaitu name, age, email, phone number, dan address. Fungsi class donor disini adalah donate dan register. Masing-masing fungsi kita deklarasikan dengan void di dalam class donor.
3. Hospital
sama seperti sebelumnya kita deklarasikan class hospital menjadi public class, kemudian kita deklarasikan masing-masing variable nya. fungsi dari class ini adalah order bank darah dan melakukan pengadaan darah sesuai kebutuhan rumah sakit.
Disini terdapat diagram sistem Bank Blood atau Bank dari donor darah sebuah rumah sakit.
![]() |
| Blood Bank - Class Diagram |
Disini dapat kita lihat terdapat 8 kelas, yaitu :
1. Recepsionist
2. Donor
3. Hospital
4. Inventory_Manager
5. Organization_Admin
6. Blood
7. Lab_Technicians
8. Nurse
Bagaimanakah keterkaitan dan fungsi dari masing - masing kelas tersebut ?
lebih lengkapnya kita jabarkan tiap kelas dari diagram class diatas dalam sebuah deklarasi code struktur sederhana pada java, kita coba simak lebih lanjut
1. Recepsionist
![]() |
| struktur code pada receptionist.java |
2. Donor
![]() |
| struktur code pada donor.java |
3. Hospital
![]() |
| struktur code pada hospital.java |
4. Inventory Manager
sama seperti sebelumnya kita deklarasikan class Inventory_managers menjadi public class, kemudian kita deklarasikan masing-masing variable nya. fungsi dari class ini yaitu mencatat jumlah permintaan darah yang dibutuhkan rumah sakit, memproses pesanan darah, memilah darah yang dapat diterima ataupun di reject untuk selanjutnya dapat dikirimkan ke rumah sakit sesuai kebutuhan.
5. Organization_Admin

sama seperti sebelumnya kita deklarasikan class blood menjadi public class, kemudian kita deklarasikan masing-masing variable nya. blood merupakan class yang menampung data darah yang telah diterima oleh pihak bloodbank.
8. Lab_Technicians

sama seperti sebelumnya kita deklarasikan class lab_technicians menjadi public class, kemudian kita deklarasikan masing-masing variable nya. Lab_Technicians merupakan class yang menampung data darah yang akan dilakukan pengetesan, darah yang dapat diterima ataukah direject.
Oke, semua class sepertinya sudah saya jelaskan masing-masing fungsi, deklarasi dan struktur codenya. Semoga menambah pengetahuan teman teman readers ya, maaf apabila ada salah kata, silahkan comment dibawah ini.
Terimakasih sudah menyimak postingan kali ini
5. Organization_Admin
sama seperti sebelumnya kita deklarasikan class Organization_admin menjadi public class, kemudian kita deklarasikan masing-masing variable nya. fungsi dari class ini adalah mencatat staff yang beroperasi pada rumah sakit.
6. Nurse
sama seperti sebelumnya kita deklarasikan class Nurse menjadi public class, kemudian kita deklarasikan masing-masing variable nya. Class Nurse merupakan penurunan class dari org_admin, nurse merupakan staff yang bertugas, dan dapat melakukan tugasnya jika telah mendapat lisensi dari organisasi admin.
7. Blood

sama seperti sebelumnya kita deklarasikan class blood menjadi public class, kemudian kita deklarasikan masing-masing variable nya. blood merupakan class yang menampung data darah yang telah diterima oleh pihak bloodbank.
8. Lab_Technicians

sama seperti sebelumnya kita deklarasikan class lab_technicians menjadi public class, kemudian kita deklarasikan masing-masing variable nya. Lab_Technicians merupakan class yang menampung data darah yang akan dilakukan pengetesan, darah yang dapat diterima ataukah direject.
Oke, semua class sepertinya sudah saya jelaskan masing-masing fungsi, deklarasi dan struktur codenya. Semoga menambah pengetahuan teman teman readers ya, maaf apabila ada salah kata, silahkan comment dibawah ini.
Terimakasih sudah menyimak postingan kali ini
Semangat belajar~
14102016
-LelyNovia
Thursday, October 06, 2016
Mengulik Use Case dan Class Diagram - Instagram
Hai,
untuk artikel tugas kali ini, saya mencoba untuk sedikit mengulik tentang use case dan class diagram. Sebelumnya udah pada tau belom use case itu apa ? dan class diagram itu apa pula ? fungsinya buat apa si ? Selengkapnya kita simak beberapa penjelasan berikut yuk
Use Case Diagram
Usecase diagram adalah diagram usecase yang digunakan untuk menggambarkan secara ringkas siapa yang menggunakan sistem dan apa saja yang bisa dilakukannya. Diagram usecase tidak menjelaskan secara detail tentang penggunaan usecase, namun hanya memberi gambaran singkat hubungan antara usecase, aktor, dan sistem. Melalui diagram usecase dapat diketahui fungsi-fungsi apa saja yang ada pada sistem (Rosa-Salahudin, 2011: 130). Nama suatu usecase haru sdidefinisikan sesimple mungkin dan dapat dipahami.
Komponen-komponen yang ada pada usecase adalah :
- Aktor.
Merupakan orang, proses atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem yang akan dibuat. Jadi walaupun simbol aktor dalam diagram usecase berbentuk orang, namun aktor belum tentu orang. - Usecase.
Merupakan fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang slaing berinteraksi atau bertukar pesan antar unit maupun aktor. - Relasi.
Merupakan hubungan yang terjadi pada sistem baik antar aktor maupun antar usecase maupun anatara usecase dan aktor.
nah disini kita mulai paham kan tentang use case diagram, disini saya mengambil contoh dari aplikasi yang hits 1 dekade belakangan ini, tau ga si aplikasi dimana kita punya mini album yang bisa kita upload sesuka hati serta dapat response like atau comment bagi yang mengikuti album kita? yap Instagram, siapa si hari gini yang ga punya instagram hehe.
selanjutnya, gimana si use case dari instagram itu sendiri, berikut ilustrasi nya :
| Use Case Diagram - Instagram |
Dari diagram diatas, terdapat 4 aktor yang terlibat dalam sistem Instagram dengan fungsi masing-masing sbb:
- User (Pengguna, dapat melakukan aksi search, edit info/bio, capture/ambil file dalam gallery kemudian dapat di edit dengan utility dalam instagram, kemudian share dengan mencantumkan hash tag, tag teman, linke foto, dan memberikan komentar)
- Host, (sebagai media posting foto/video yang diupload oleh user).
- Social Network, (share sosial media selain instagram, seperti facebook, twitter, flickr, tumblr).
- Follower, (Teman/user lain yang follow akun, dapat menambahkan tag pada foto yg sudah diupload user, memberikan like dan komentar)
Class Diagram
Selanjutnya kita akan belajar tentang Class Diagram, yaitu kumpulan objek-objek dengan dan yang mempunyai struktur umum, behavior umum, relasi umum, dan semantic/kata yang umum. Class-class ditentukan/ditemukan dengan cara memeriksa objek-objek dalam sequence diagram dan collaboration diagram. Sebuah class digambarkan seperti sebuah bujur sangkar dengan tiga bagian ruangan. Class sebaiknya diberi nama menggunakan kata benda sesuai dengan domain/bagian/kelompoknya (Whitten L. Jeffery et al, 2004).
Elemen-eleman class diagram dalam pemodelan UML terdiri dari: Class-class, struktur class, sifat class (class behavior), perkumpulan/gabungan (association), pengumpulan/kesatuan (agregation), ketergantungan (dependency), relasi-relasi turunannya, keberagaman dan indikator navigasi, dan role name (peranan/tugas nama).
Simbol-simbol class diagram
Simbol-simbol class diagram
- Class
adalah blok - blok pembangun pada pemrograman berorientasi obyek.Sebuah class digambarkan sebagai sebuah kotak yang terbagi atas 3 bagian. Bagian atas adalah bagian nama dari class. Bagian tengah mendefinisikan property/atribut class. Bagian akhir mendefinisikan methodmethod dari sebuah class. - Association
Sebuah asosiasi merupakan sebuah relationship paling umum antara 2 class dan dilambangkan oleh sebuah garis yang menghubungkan antara 2 class. Garis ini bisa melambangkan tipe-tipe relationship dan juga dapat menampilkan hukum-hukum multiplisitas pada sebuah relationship.(Contoh: One-to-one, one-to-many,many-to-many). - Composition
Jika sebuah class tidak bisa berdiri sendiri dan harus merupakan bagian dari class yang lain, maka class tersebut memiliki relasi Composition terhadap class tempat dia bergantung tersebut. Sebuah relationship composition digambarkan sebagai garis dengan ujung berbentuk jajaran genjang berisi/solid. - Dependency
Kadangkala sebuah class menggunakan class yang lain. Hal ini disebut dependency. Umumnya penggunaan dependency digunakan untuk menunjukkan operasi pada suatu class yang menggunakan class yang lain. Sebuah dependency dilambangkan sebagai sebuah panah bertitik-titik. - Aggregation
Aggregation mengindikasikan keseluruhan bagian relationship dan biasanya disebut sebagai relasi.
![]() |
| Class Diagram - Instagram |
Naah sudah paham kaan antara use case dan class diagram. Terimakasih sudah membaca blog saya, semoga bermanfaat :)
Ps : Penulis yang baik menyantumkan referensi *alesan
http://domainengineering.haifa.ac.il/seminar/Works/2013_PhotoSharing/WebFiles
http://fatimahumi.blogspot.co.id/2014/03/uml-usecase-diagram.html
http://jokomurdiyanto.blogspot.co.id/2013/01/class-diagram-adalah-contoh-kasus-class.html
http://domainengineering.haifa.ac.il/seminar/Works/2013_PhotoSharing/WebFiles
http://fatimahumi.blogspot.co.id/2014/03/uml-usecase-diagram.html
http://jokomurdiyanto.blogspot.co.id/2013/01/class-diagram-adalah-contoh-kasus-class.html
07102016 02:26
LelyNovia
Saturday, May 14, 2016
My Future Dream
What i want to do next
Saya lely novia cahyaningrum, 20 tahun. Mahasiswi gunadarma sejak september 2014. Setelah lulus SMK saya melanjutkan untuk kerja terlebih dahulu selama setahun kemudian melanjutkan kuliah dengab jurusan Sistem Informasi. Sebenarnya dari SMP list future dream saya sudah ada namun masih random. Misal nih karena saya suka sejarah, kemudian bercuta cita pengen jadi archeolog. Namun dipikir pikir lagi jadi dokter asyik juga namun saya ngeri dengan darah dan pasien yang bawel. Kalo dokter gizi, ahli gizi tentang kadar makanan ato bisa ke kosmetik seru juga tanpa berhubungan dengan darah dan semacamnya. Lulus SMP unpredictable saya mencoba masuk ke SMK Telkom, dimana saya yang ga terlalu addict dengan pelajaran berbau konputer karena njelimet dll. Tapi apa salahnya buat ga dicoba ? Tes segala macem saya lulus dan bertemu dengan teman teman baru. Sedikit demi sedikit saya bisa mengikuti pelajaran, mulai dari pemrograma, networkjng, design, dan database. Saat kelas 3 galau lagi melanjutkan ke mana. Fokus ke bidang apakah sebaiknya karena saya sudah tertarik dengan semuanya haha #labillagi. Iseng setelah lulus UN, guru networking saya memberikan pelatihan jaringan, daripada dirumah ato main ga jelas saya join bersama temen" lainnya dan rata" semua cowo hihi. Aah semakin lama semakin terjun ke networking semakin jatuh cinta. Selain technical network wanita indo yang masi jarang, ilmunya yang seru untuk diutak atik, tergiur juga untuk tawaran pekerjaan yang memungkinkan banget buat jalan jalan sambil kerja (hoby jalan jalan siy ya) haha.
Trus what i want to do next ?
Yang pasti setelah lulus kuliah ini dan terkumpul uang yang lumayan selama saya kerja, saya mau ambil semua sertifikasi jaringan sampe ke expert (amiin). Menjadi penerus teknisi jaringan wanita di indo yang handal. Trainer muda yang berbakat. Setelah uang saya terkumpul banyaak, saya mau berangkatin haji orang tua saya, beli rumah dan asset segala macem. Dan tak memungkinkan dalam perjalanan tersebut atau dalam waktu dekat ini bila sudah bertemu dengan partner yang cocok will be married soon ! Haha.
Nikah muda? Yaap saya pengikut aliran tsb dan sedikit banyak ikut seminar pranikah dan diem diem kepo in ig nya ibu ibu muda inspiratif dan bayi lucu kucu yang pengen punya sendiri nantinya *eeh haha
Maybe that's all. Semoga bisa terwujud semua aamiin
Saya lely novia cahyaningrum, 20 tahun. Mahasiswi gunadarma sejak september 2014. Setelah lulus SMK saya melanjutkan untuk kerja terlebih dahulu selama setahun kemudian melanjutkan kuliah dengab jurusan Sistem Informasi. Sebenarnya dari SMP list future dream saya sudah ada namun masih random. Misal nih karena saya suka sejarah, kemudian bercuta cita pengen jadi archeolog. Namun dipikir pikir lagi jadi dokter asyik juga namun saya ngeri dengan darah dan pasien yang bawel. Kalo dokter gizi, ahli gizi tentang kadar makanan ato bisa ke kosmetik seru juga tanpa berhubungan dengan darah dan semacamnya. Lulus SMP unpredictable saya mencoba masuk ke SMK Telkom, dimana saya yang ga terlalu addict dengan pelajaran berbau konputer karena njelimet dll. Tapi apa salahnya buat ga dicoba ? Tes segala macem saya lulus dan bertemu dengan teman teman baru. Sedikit demi sedikit saya bisa mengikuti pelajaran, mulai dari pemrograma, networkjng, design, dan database. Saat kelas 3 galau lagi melanjutkan ke mana. Fokus ke bidang apakah sebaiknya karena saya sudah tertarik dengan semuanya haha #labillagi. Iseng setelah lulus UN, guru networking saya memberikan pelatihan jaringan, daripada dirumah ato main ga jelas saya join bersama temen" lainnya dan rata" semua cowo hihi. Aah semakin lama semakin terjun ke networking semakin jatuh cinta. Selain technical network wanita indo yang masi jarang, ilmunya yang seru untuk diutak atik, tergiur juga untuk tawaran pekerjaan yang memungkinkan banget buat jalan jalan sambil kerja (hoby jalan jalan siy ya) haha.
Trus what i want to do next ?
Yang pasti setelah lulus kuliah ini dan terkumpul uang yang lumayan selama saya kerja, saya mau ambil semua sertifikasi jaringan sampe ke expert (amiin). Menjadi penerus teknisi jaringan wanita di indo yang handal. Trainer muda yang berbakat. Setelah uang saya terkumpul banyaak, saya mau berangkatin haji orang tua saya, beli rumah dan asset segala macem. Dan tak memungkinkan dalam perjalanan tersebut atau dalam waktu dekat ini bila sudah bertemu dengan partner yang cocok will be married soon ! Haha.
Nikah muda? Yaap saya pengikut aliran tsb dan sedikit banyak ikut seminar pranikah dan diem diem kepo in ig nya ibu ibu muda inspiratif dan bayi lucu kucu yang pengen punya sendiri nantinya *eeh haha
Maybe that's all. Semoga bisa terwujud semua aamiin
Friday, April 22, 2016
Six Sigma dan 5 Tahapan DMAIC
Metodologi Six Sigma pertama kali diperkenalkan oleh Motorola pada tahun 1987 oleh seorang Engineer yang bernama Bill Smith dan mendapat dukungan sepenuhnya oleh Bob Galvin sebagai CEO Motorola pada saat itu sebagai Strategi untuk memperbaiki dan meningkatkan proses serta pengendalian kualitas (Proses Improvement and Quality Control) di perusahaannya. Six Sigma mulai terkenal dan menjadi Populer di seluruh dunia setelah Jack Welch mempergunakannya sebagai Bisnis Strategi di General Electric (GE) pada tahun 1995.
Pengertian Six Sigma
Secara umum, Six Sigma adalah suatu metodologi yang dipergunakan untuk melakukan upaya perbaikan dan peningkatan proses yang berkesinambungan atau terus menerus (Continuous Improvement). SIX SIGMA berasal dari kata SIX yang berarti enam (6) dan SIGMA yang merupakan satuan dari Standard Deviasi yang juga dilambangkan dengan simbol σ, Six Sigma juga sering di simbolkan menjadi 6σ. Makin tinggi Sigma-nya, semakin baik pula kualitasnya. Dengan kata lain, semakin tinggi Sigma-nya semakin rendah pula tingkat kecacatan atau kegagalannya. Seperti Tabel konversi Sigma dibawah ini.Strategi yang dilakukan oleh Six Sigma adalah :
- Fokus terhadap Kepuasan dan Kebutuhan Pelanggan (Customer Focused)
- Menurunkan tingkat kecacatan (Reduce Defect)
- Berkisar di sekitar Pusat Target (Center around Target)
- Menurunkan Variasi (Reduce Variation)
Dalam Penerapan Six Sigma, target atas kecacatan atau kegagalan proses dikontrol dalam target 3,4 DPMO (Defects per Million Opportunities atau Kegagalan per sejuta kesempatan) yang artinya dalam 1 Juta unit produk yang diproduksi hanya ada 3,4 unit yang cacat. Berarti perusahaan memproduksi produk dengan tingkat kepuasan pelanggan mencapai 99,9997%.
Tingkatan Posisi Six Sigma
Tingkatan Posisi bagi orang dalam Metodologi Six Sigma adalah :- Champion / Sponsor (Top Management)
- Master Black Belt
- Black Belt
- Green Belt
- Team Members (Anggota Team)
- Proses Owner (Pemilik atau orang yang mengerjakan proses)
Untuk mendapatkan sertifikasi Green Belt, Black Belt dan Master Black Belt diperlukan pelatihan khusus dan di uji oleh badan penguji seperti ASQ (Amerika Serikat) dan SQI (Singapura).
5 Tahap dalam Six Sigma (DMAIC)
Terdapat 5 Tahapan yang dipergunakan Six Sigma dalam penyelesaian masalah dikenal dengan Metode DMAIC , yaitu :1. DEFINE
Yaitu Tahap pertama dalam Six Sigma untuk mendefinisikan dan menyeleksi permasalahan yang akan diselesaikan beserta Biaya, manfaat dan dampak terhadap Pelanggan (customer)Alat-alat (Tools) yang digunakan dalam tahapan Define ini antara lain :
- Function Deployment Process Map
- SIPOC Map (Diagram Supplier, Input, Proses, Output dan Customer)
- Pareto Chart
- FMEA (Failure Mode Effect Analysis)
- Affinity Diagram
- Relation Diagram
- Cause and Effect Analysis (Fishbone Chart dan Cause and Effect Matrix)
2. MEASURE
Measurement adalah Tahapan Pengukuran terhadap Permasalahan yang telah didefinisikan untuk diselesaikan. Dalam tahap ini terdapat Pengambilan data yang kemudian Mengukur Karakteristiknya serta kapabilitas dari proses pada saat ini untuk menentukan langkah apa yang harus diambil untuk melakukan perbaikan dan peningkatan selanjutnya.Alat-alat (Tools) yang digunakan dalam tahapan Measurement adalah :
- Cause and Effect Analysis (Fishbone Chart dan Cause and Effect Matrix)
- Probability Distributions (Distribusi Probabiliti)
- Basic Statistic seperti Mean, Median dan Modus
- Gage Reproducibility and Repeatability (GR&R)
- Process Capability
3. ANALYSIS
Tahapan Analysis adalah tahapan untuk menemukan solusi untuk memecahkan masalah berdasarkan Root Cause (Akar Penyebab) yang telah di-identikasikan. Di dalam Tahapan ini, kita harus dapat menganalisis dan melakukan validasi terhadap Akar Permasalahan (Root Causes) atau Solusi melalui pernyataan-pernyataan Hypothesis.Alat-alat (Tools) yang digunakan dalam tahapan Analysis adalah :
- Uji Hipotesis (Hypothesis Testing)
- Regression
- Correlation Analysis
- ANOVA (Analysis of Variance)
- Multi-Vari Analysis
- Contingency Table
4. IMPROVE
Setelah mendapat Akar Permasalahan dan Solusi serta men-validasi-nya, tahap selanjutnya adalah melakukan tindakan perbaikan terhadap permasalahan tersebut dengan melakukan pengujian dan percobaan untuk dapat meng-optimasi-kan solusi tersebut sehingga benar-benar bermanfaat untuk menyelesaikan permasalahan yang kita alami.Di Tahap Improvement, alat yang digunakan adalah DOE atau Design of Experiment yang terdiri dari :
- Factorial Design
- General Full Factorial Design
- Fractional Factorial Design
Tujuan dari tahapan Control adalah untuk menetapkan Standarisasi serta mengontrol dan mempertahankan Proses yang telah diperbaiki dan ditingkatkan tersebut dalam jangka panjang dan mencegah potensi permasalahan yang akan terjadi di kemudian hari ataupun ketika ada pergantian proses, tenaga kerja maupun pergantian manajemen.
Alat-alat (Tools) yang digunakan dalam tahapan Control adalah :
- Poke Yoke (Mistake Proofing)
- Process Control Plan
- Process Control Chart
Tuesday, March 22, 2016
Manajemen Layanan Sistem Informasi & Kerangka Kerja
I.
Manajemen Layanan Sistem Informasi ?
Proses
manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:
- Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
- Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari pertempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
- Pengambilan Keputusan, proses pemilihan di antara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih di antara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.
Menurut
Francisco Proses Manajemen adalah suatu proses Penukaran terhadap
nilai dan jasa
Manajemen
layanan teknologi informasi (Information Technology Servide Management (ITSM)),
yaitu metode pengelolaan sistem teknologi informasi yang terpusat pada
perspektif konsumen layanan teknologi informasi terhadap bisnis perusahaan.
Pada saat sekarang ini, banyak perusahaan yang menggunakan ITSM itu untuk
menunjang usaha mereka agar lebih baik lagi. Untuk itu dibutuhkan pengetahuan
yang baik tentang memanajemen layanan teknologi informasi itu sendiri.
Beberapa
proses dari ITSM itu yaitu:
- Bagaimana menjaga keseimbangan antara bisnis layanan teknologi informasi sesuai dengan apa yang dibutuhkan customer.
- Melayani dengan TI yang berkualitas dan dengan harga yang sesuai dengan keefektifan TI yang diberikan.
- Membina kerjasama yang baik antara pihak suplier dan customer dengan tidak saling mengecewakan dan dapat memberikan layanan yang terbaik.
- Membina dan melayani dengan tingkat kemampuan melayani sebaik- baiknya customer yang nantinya akan mempengaruhi terhadap kepuasan yang akan didapatkan customer tersebut.
Manajemen
layanan teknologi informasi ini dibutuhkan hampir disemua pihak baik itu user
individual, user manajemen, unit non TI ataupun manajemen paling atas. Dalam
hal ini, user individual adalah pegawai yang harus dilayani oleh unit TI. Oleh
karena itu perusahaan harus bisa menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan
pelayanan dari unit TI tersebut. Misalnya saja unit penjualan mendapatkan
layanan payroll. Namun ia hanya terbatas untuk mengetahui besar payroll yang
dibayarkan kepada dia saja, tanpa dia bisa mengetahui gaji ataupun fitur lain
dari pegawai lain karena untuk yang itu hanya dikuasai oleh HRD. Untuk itu,
keperluan TI dipilih-pilih sesua kebutuhannya saja. Beberapa layanan TI yang
digunakan seperti penggunaan komputer,print-sharing,internet maupun software bisnis
tertentu.
Di
sini juga ada hal yang mempengaruhi tantangan dalam manajemen layanan teknologi
informasi, yaitu:
- Menjaga jalannya layanan TI setiap saat.
- Mengoptimalkan biaya TI.
- Mengelola resiko dan kompleksitas TI.
- Mencapai kepatuhan hukum dan peraturan.
- Mengelola perubahan volume yang lebih tinggi.
- Menyelaraskan layanan TI dengan kebutuhan bisnis.
Di sini juga ada Teknologi Informasi
Infrastruktur Library atau biasa disebut ITIL. Ini merupakan rangkaian konsep
dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi TI. ITIL
diterbitkan dalam suatu buku yang membahas suatu topik pengelolaan TI yang
isinya memberikan deskripsi detail tentang beberapa praktek TI. ITIL
dipublikasikan pertama kali yaitu 1989-1996.
Ini
merupakan inti dari ITIL Service Life Cycle yang memberikan panduan kepada
pengimplementasian ITSM . Panduan ini disajikan dalam bentuk prinsip-prinsip
dasar konsep ITSM, acuan, serta proses-proses inti.
Proses di dalamnya yaitu:
- Service Portofolio Management.
- Financial Management.
- Demand Management.
- Service Portofolio Management.
- Financial Management.
- Demand Management.
2.
Service Design
Agar
layanan TI dapat memberikan manfaat pada bisnis, layanan TI harus terlebih
dahulu didesain dengan tujuan bisnis dari pelanggannya. Service Design
memberikan panduan kepada organisasi TI untuk bisa secara sistematis dan best
practice mendesain dan membangun layanan TI.
Proses
di dalamnya yaitu:
- Service Catalog Management.
- Service Level Management.
- Supplier Management.
- Capacity Management.
- Availability Management.
- IT Service Countinuity Management.
- Information Security Management.
- Service Level Management.
- Supplier Management.
- Capacity Management.
- Availability Management.
- IT Service Countinuity Management.
- Information Security Management.
3.
Service Transition
Menyediakan panduan kepada organisasi TI agar dapat mengembangkan kemampuan untuk mengubah hasil desain layanan TI. Tahapan ini menggambarkan bagaimana sebuah kebutuhan didefinisikan dalam Service Strategy, lalu dibentuk dalam Service Design dan selanjutnya secara efektif direalisasikan dalam Service Operation
Proses
di dalamnya yaitu:
- Transation Planning and Support.
- Change Management.
- Service Assset and Configuration Management.
- Release and Deployment Management.
- Service Validation.
- Evaluation.
- Knowledge Management.
4.
Service Operational
Ini adalah tahapan life cycle yang mencakup semua kegiatan operasional layanan-layanan TI. Di dalamnya terdapat beberapa panduan-panduan untuk mengelola layanan TI secara efisien.
Proses di dalamnya:
- Event Management.
- Incident Management.
- Problem Management.
- Request Fulfillment.
- Access Management.
5. Continual Service Improvement
(CSI)
II.
Kerangka Kerja Sistem Informasi
Kerangka kerja ini akan memberikan
gambaran area-area utama pengetahuan sistem informasi bisnis yang dibutuhkan
oleh praktisi bisnis. Sebagai seorang manajer atau seorang praktisi bisnis,
tidak harus menyerap semua pengetahuan ini. Jadi yang perlu diteknkan disini
adalah; apa yang perlu diketahui agar seorang manajer dapat membantu mengelola
hardware, software, data dan sumber daya jaringan bisnis dapat digunakan demi
keberhasilan strategis perusahaan.
Yang pertama Konsep-konsep dasar
Konsep dasar keprilakuan, teknis,
bisnis, dan manajerial termasuk mengenai berbagai komponen dan pernanan sistem
informasi. Contohnya meliputi konsep sistem informasi dasar berasal dari teori
sistem umum, atau konsep keunggulan kompetitif yang digunakan untuk
mengembangkan aplikasi bisnis teknologi informasi dalam keunggulan kompetitif.
Yang kedua, Teknologi Informasi
Konsep-konsep utama, pengembangan
dan berbagai isu manajemen teknologi informasi, meliputi hardware, software,
jaringan, manajemen sumber daya (data) dan teknologi berbasis internet.
Yang ketiga, Aplikasi Bisnis
Penggunaan utama dari sistem
informasi untuk operasi, manajemen dan keunggulan kompetitif. Aplikasi
teknologi informasi dlam bidang fungsional bisnis seperti pemasaran, produksi,
dan akuntansi serta aplikasi perusahaan lintas fungsi seperti manajemen
hubungan dengan pelanggan dan perencanaan sumber daya perusahaan (Enterprise
resource planning-ERP). Aplikasi e-commerce yang kebanyakan digunakan
perusahaan untuk membeli dan menjual berbagai produk di internet. Penggunaan
sistem informasi dan teknologinya untuk mendukung pengambilan keputusan dalam
bisnis.
Peran utama Sistem Informasi
(aplikasi bisnis)
- Mendukung proses dan operasi bisnis, toko ritel menggunakan SI berbasis computer untuk menelusuri persediaan barang, mencatat pembelian barang, evluasi penjualan,dll.
- Mendukung pengambilan keputusan para pegawai dan manajernya, keputusan mengenai penambahan jumlah persediaan barang, jenis investasi barang yang dibutuhkan dll.
- Mendukung berbagai strategi untuk keperluan kompetitif, misalnya memberikan pelayanan yang mudah pembelian secara online, dll.
Yang keempat, Proses Pengembangan
Bagaimana para praktisi bisnis dan
pakar informasi merencankan, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem
informasi untuk memenuhi peluang bisnis. Metodologi pengembangan siklus hidup
pengembangan sistem dan pendekatan prototype untuk pengembangan aplikasi
bisnis, juga memahami berbagai isu bisnis yang terdapat dalam pengembangan SI.
Yang kelima, Tantangan Manajemen
Tantangan untuk secara efektif dan
etis mengelola teknologi informasi pada tingkat pemakai akhir, perusahaan dan
global dalam bisnis. Tantangan keamanan dan berbagai isu manajemen keamanan
dalam penggunaan teknologi informasi.
kerangka
kerja sistem informasi (http://stillstudy.blogspot.com/)
Sumber referensi :
- Sistem Informasi Manajemen [https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_manajemen] 22 Maret 2016
- Pengantar Sistem Informasi (James A. O’Brien) [http://catalogs.mhhe.com/mhhe] 22 Maret 2016
- Manajemen Layanan Sistem Informasi [http://nindyasne.blogspot.co.id/2016/03/manajemen-layanan-sistem-informasi.html] 22 Maret 2016
- Manajemen Layanan Teknologi Informasi [https://wawanzone.wordpress.com/2011/03/02/manajemen-layanan-teknologi-informasi/] 22 Maret 2016
Subscribe to:
Posts (Atom)











